Jasa Pengolahan Citra Satelit & Penginderaan Jauh
Pantau wilayah yang luas tanpa harus mendatanginya satu per satu: tutupan lahan, perubahan antar tahun, kondisi vegetasi, hingga genangan banjir — diolah dari citra satelit dengan uji akurasi yang jelas.
Wilayah Luas, Pemantauan Berkala
Survei lapangan memberi detail, tetapi mahal bila harus menjangkau ribuan hektare atau diulang setiap tahun. Citra satelit mengisi celah itu: satu adegan citra meliput wilayah yang luas, dan arsipnya memungkinkan kita melihat kondisi bertahun-tahun ke belakang. Kami mengolah citra menjadi informasi yang siap dipakai — peta, angka luas, dan tren — bukan sekadar gambar berwarna.
Yang Bisa Kami Kerjakan
Klasifikasi tutupan & penggunaan lahan. Pemetaan hutan, kebun, sawah, permukiman, tubuh air, dan lahan terbuka dengan klasifikasi terbimbing maupun berbasis objek, disesuaikan dengan skema kelas yang Anda butuhkan.
Deteksi perubahan multi-waktu. Perbandingan dua tahun atau lebih untuk melihat alih fungsi lahan, pembukaan lahan, pertumbuhan permukiman, atau perubahan garis pantai — lengkap dengan matriks perubahan per kelas.
Indeks vegetasi & air. NDVI, NDWI, dan indeks turunan lain untuk memantau kesehatan tanaman, kekeringan, maupun kondisi badan air, termasuk deret waktu per blok kebun atau per wilayah.
Citra radar (SAR). Untuk wilayah yang sering tertutup awan — keadaan yang lumrah di Indonesia — citra radar tetap bisa merekam permukaan. Kami memakainya antara lain untuk memetakan sebaran genangan banjir.
Pra-pengolahan citra. Koreksi radiometrik dan geometrik, penyaringan awan, mozaik, serta pemotongan sesuai batas wilayah, sehingga citra siap dianalisis lebih lanjut oleh tim Anda.
Sumber Citra
Sebagian besar kebutuhan dapat dipenuhi citra terbuka seperti Sentinel-1, Sentinel-2, dan Landsat dengan resolusi 10–30 meter. Untuk kebutuhan detail tinggi, misalnya pemetaan bangunan atau batas kebun yang rapat, diperlukan citra resolusi tinggi komersial atau foto udara drone. Kami membantu memilih sumber yang paling sepadan antara detail, biaya, dan waktu — termasuk menyarankan kapan citra gratis sudah cukup.
Akurasi yang Diuji, Bukan Diasumsikan
Peta hasil klasifikasi tanpa uji akurasi sulit dipertanggungjawabkan. Kami menguji hasil terhadap titik sampel acuan — dari citra resolusi lebih tinggi atau cek lapangan — dan melaporkan akurasi keseluruhan, akurasi per kelas, serta koefisien kappa. Dengan begitu Anda tahu seberapa jauh angka luas di dalam laporan bisa dipegang.
Hasil yang Anda Terima
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah citra satelit gratis sudah cukup?
Untuk pemantauan wilayah luas — tutupan lahan tingkat kabupaten, tren vegetasi, atau sebaran banjir — citra terbuka seperti Sentinel-2 dan Landsat (10–30 m) umumnya cukup. Untuk objek kecil seperti bangunan atau batas persil, diperlukan citra resolusi tinggi komersial atau foto udara drone. Kami menyarankan pilihan yang sepadan sebelum pekerjaan dimulai.
Bagaimana dengan wilayah yang sering tertutup awan?
Kami menggabungkan beberapa tanggal perekaman dan menyaring awan untuk mendapat mozaik yang bersih. Bila tetap tidak memungkinkan, citra radar (SAR) dipakai karena dapat merekam permukaan menembus awan.
Seberapa akurat hasil klasifikasinya?
Akurasi bergantung pada resolusi citra dan kerumitan kelas. Yang pasti, kami selalu mengujinya terhadap titik sampel acuan dan melaporkan akurasi keseluruhan, akurasi per kelas, serta koefisien kappa, sehingga angka di laporan Anda punya dasar.
Bisakah memantau perubahan dari tahun ke tahun?
Bisa. Arsip citra satelit memungkinkan analisis perubahan beberapa tahun ke belakang. Hasilnya berupa peta perubahan, matriks perubahan per kelas, dan grafik tren — dan bisa diperbarui berkala bila Anda membutuhkan pemantauan rutin.
Apakah perlu cek lapangan?
Tidak selalu. Untuk banyak pekerjaan, titik acuan dapat diambil dari citra resolusi lebih tinggi. Bila akurasi harus dibuktikan di lapangan, cek lapangan bisa dilakukan bersama mitra survei kami di lokasi Anda.